Friday, March 6, 2015

Menanti kamu ...

Memasuki bulannya rasanya itu deg-degan, membayangkan ntah sakit atau tidak, membayangkan ntah akan seperti apa untuk bisa melahirkan kamu nak :), Tapi Ibu mu akan berusaha dengan baik agar kamu bisa lahir dengan selamat dan sempurna, bantu ibu ya untuk mencari jalan keluar dengan baik :) ...

Wednesday, March 4, 2015

Melatih kesabaran dengan Handmade

Kini jemari ini kembali menuliskan hal-hal yang ingin aku tuliskan. Menulis apa yang aku rasakan dan aku inginkan, ya inilah akun dunia maya pertama tempat aku menuangkan segalanya ntah itu nyata atau pun tidak, ntah itu tentang orang disekitar aku atau pun tidak. Setelah sekian lama akun ini tertutup dan kini bisa aku gunakan kembali.

Friday, November 7, 2014

My Handmade

Bros By Eka Poenya Qie
Akhirnya setelah sekian lama blog ini terabaikan tanpa tersentuh lagi, iseng-iseng dikutak katik dan ternyata bisa terbuka :) .

Thursday, August 14, 2014

Bahagia Bersamamu

"Tiada pernah ku duga kau kan tiba

Menghapus semua luka yang kurasa
Membiarkan hatimu jatuh di pelukanku
Memaksa nuraniku tuk jatuh cinta

Sudah cukup waktuku mengenalmu
Ku ingin membawamu lebih jauh
Membiarkan asmara, bicara sejujurnya
Melabuhkan rindu diantara kita

Thursday, March 6, 2014

That Sometimes I Cry, But I Cant Tell You Why

Bogor,


Hari ini jari jemari kembali menelusuri dunia maya ntah itu hanya sebatas mencari artikel atau pun gambar yang berhubungan dengan wedding party :) . Cukup tersenyum ketika hari itu akan tiba dimana sosok yang bisa membuat aku nyaman akan berikrar untuk menjadikan aku seorang istri yang akan mendampinginya sampai mata ini menutup.

Thursday, February 13, 2014

Catatan Kecil Untukku Part 4



Kembali menghela nafas ketika jari jemari mulai menekan dan mencari huruf demi huruf hingga bisa disatukan menjadi sebuah kata dan kalimat yang akan dibaca olehku atau pun yang lainnya.

Monday, February 3, 2014

Happy Anniversary 03 Februari

Bogor, 03 Februari 2014



Hari ini tepat 1 tahun dimana dia menyematkan cincin di jari manisku  . Dimana dia berjanji akan kembali pulang untukku dan mempersiapkan hari dimana dia akan melaksanakan akad untuk menikahiku .

Ketika rindu itu menyapaku dengan segala kehangatannya ingin rasanya aku tak pernah ingin melepaskannya dan hanya ingin selalu disampingnya menjadi yang terbaik yang dimilikinya dengan segala kemampuan yang aku miliki.